Kelebihan : memiliki banyak fitur tambahan/add ons
(https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/) yang bisa disesuaikan dengan
kebutuhan user. Add ons itu bisa berasal dari Mozilla itu sendiri atau
dari komunitas pengembangnya di seluruh dunia. Mozilla Firefox juga
mudah di update dan memiliki security system/keamanan yang sangat baik.
Browser juga memiliki kemungkinan konfigurasi yang sangat banyak (jika
dibandingkan dengan Internet Explorer).
Google Chrome
Kekurangan : Tapi sayangnya Google Chrome yang tersedia saat ini
masih dalam versi Beta. Chrome juga terkesan kurang dinamis karena
fiturnya tidak banyak. Beberapa ahli juga mengatakan bahwa Chrome masih
banyak security hole-nya sehingga tidak disarankan untuk transaksi
keuangan. Makin banyak tab dibuka maka makin banyak pula memori yang
dibutuhkan saat browsing.
Opera
Kelebihan : Opera Browser merupakan aplikasi browser yang cukup
ringan, sehingga tidak memakan memori hardisk yang cukup besar pada
notebook atau PC. Memiliki email client dan rss sendiri sehingga tidak
perlu memakai email client lain seperti Outlook dan sebagainya. Memiliki
Opera Turbo yang bisa diaktifkan ketika koneksi sedang lambat sehingga
proses loading page bisa lebih cepat. Pemanggilan kembali Cache lebih
cepat.
Kekurangan : Opera Browser biasanya sedikit lambat dalam membaca
scriptpada beberapa halaman situs. Sama seperti Firefox, meng-update
Operas Browser artinya harus men-download kembali masternya.
Internet Explorer
Kekurangan : Sering gagal membaca script dibeberapa situs
khususnya CSS, system keamanan yang belum optimal, tidak ada fitur tab,
dan kecepatan dalam membuka web kalah cepat dengan yang lainnya apalagi
dalam kondisi bandwith kecil, berat saat membuka tab baru dan start
pertama.