Senin, 08 Mei 2017

Kelebihan dan Kekurangan Moda Transportasi Di Semarang

Moda transportasi merupakan istilah yang digunakan untuk menyatakan alat angkut yang digunakan untuk berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain. Moda yang biasanya digunakan dalam transportasi dapat dikelompokkan atas moda yang berjalan di darat, berlayar di perairan laut dan pedalaman, serta moda yang terbang di udara. Moda yang di darat juga masih bisa dikelompokkan atas moda jalan, moda kereta api dan moda pipa.
Indonesia sebagai negara kepulauan yang tersebar dengan 17 ribuan pulau hanya bisa terhubungkan dengan baik dengan sistem transportasi multi moda, tidak ada satu modapun yang bisa berdiri sendiri, melainkan saling mengisi. Masing-masing moda mempunyai keunggulan dibidangnya masing-masing. Pemerintah berfungsi untuk mengembangkan keseluruh moda tersebut dalam rangka menciptakan sistem transportasi yang efisien, efektif dan dapat digunakan secara aman dapat menempuh perjalanan dengan cepat dan lancar.
Jaringan transportasi dapat dibentuk oleh moda transportasi yang terlibat yang saling berhubungan yang rangkai dalam Sistem Transportasi Nasional (Sistranas). Masing-masing moda transportasi memiliki karakteristik teknis yang berbeda dan pemanfaatannya disesuaikan dengan kondisi geografis daerah layanan.
Sistem Transportasi Nasional (Sistranas) adalah tatanan transportasi yang terorganisasi secara kesisteman terdiri dari transportasi jalan, transportasi kereta api, transportasi sungai, danau, dan penyeberangan, transportasi laut serta transportasi pipa, yang masing-masing terdiri dari sarana dan prasarana, kecuali pipa, yang saling berinteraksi dengan dukungan perangkat lunak dan perangkat pikir membentuk suatu sistem pelayanan jasa transportasi yang efektif dan efisien, berfungsi melayani perpindahan orang dan atau barang, yang terus berkembang secara dinamis.

·                         Moda Transportasi Di Semarang
-            Darat
Di Semarang sendiri terdapat moda transportasi darat, laut dan udara. Jika di darat moda transportasi terbagi menjadi :
a.    Jalan
Merupakan moda yang sangat kental dalam kehidupan kita sehari-hari memenuhi kebutuhan transportasi. Moda jalan mempunyai fleksibilitas yang tinggi sepanjang didukung dengan jaringan infrastruktur. Seperti kendaraan pribadi dan angkutan umum.
b.    Kereta api
Merupakan moda yang digunakan pada koridor dengan jumlah permintaan yang tinggi, dimana alat angkut kereta api yang berjalan diatas rel. Moda kereta api tidak se fleksibel seperti moda jalan namun hanya dapat digunakan bila didukung oleh jaringan infrastruktur rel kereta api.
c.    Angkutan Pipa
Merupakan moda yang umumnya digunakan untuk bahan berbentuk cair atau pun gas, pipa digelar diatas tanah, ditanam pada kedalaman tertentu di tanah atau pun digelar melalui dasar laut.
d.   Angkutan Gantung
Merupakan moda yang biasanya dipakai untuk keperluan khusus. Misalnya wisata dan bukan untuk keperluan sehari-hari.

-            Laut
Transportasi di laut sendiri hanya dapat diakses melalui pelabuhan tanjung emas, karena sifat fisik air yang menyangkut daya apung dan gesekan yang terbatas, maka pelayaran merupakan moda angkutan yang paling efektif untuk angkutan barang jarak jauh barang dalam jumlah yang besar. Pelayaran dapat berupa pelayaran paniai, pelayaran antar pulau, pelayaran samudra ataupun pelayaran pedalaman melalui sungai atau pelayaran di danau. Didalam pelayaran biaya terminal dan perawatan alur merupakan komponen biaya paling tinggi, sedangkan biaya pelayarannya rendah.

-            Udara
Moda transportasi udara mempunyai karakteristik kecepatan yang tinggi dan dapat melakukan penetrasi sampai keseluruh wilayah yang tidak bisa dijangkau oleh moda transportasi lain. Perkembangan industri angkutan udara nasional, Indonesia sangat dipengaruhi oleh kondisi geografis wilayah yang ada sebagai suatu negara kepulauan. Oleh karena itu, Angkutan udara mempunyai peranan penting dalam memperkokoh kehidupan berpolitik, pengembangan ekonomi, sosial budaya dan keamanan & pertahanan. Di Semarang moda transportasi udara dapat diakses melalui bandara Achmad Yani.
Kegiatan transportasi udara terdiri atas : angkutan udara niaga yaitu angkutan udara untuk umum dengan menarik bayaran, dan angkutan udara bukan niaga yaitu kegiatan angkutan udara untuk memenuhi kebutuhan sendiri dan kegiatan pokoknya bukan di bidang angkutan udara. Sebagai tulang punggung transportasi adalah angkutan udara niaga berjadwal, sebagai penunjang adalah angkutan niaga tidak berjadwal, sedang pelengkap adalah angkutan udara bukan niaga.

·                         Kelebihan dan Kekurangan
-            Darat
a.    Transportasi Jalan Raya
Keunggulan :
1.    Fleksibel dalam hal pelayanan karena sangat mungkin untuk mengubah tujuan/mengubah haluan
2.    Pencapaian secara langsung ke tempat tujuan
3.    Kecepatan tinggi
4.    Rentangannya luas dalam hal pengangkutan barang, dapat menangani ukuran barang yang besar
5.    Memungkinkan untuk mengubah tujuan di tengah perjalanan
Kekurangan :
1.    Perlu pemeliharaan yang terus menerus
2.    Dapat menjadi sangat lambat
3.    Sering terjadi penundaan
4.    Menyebabkan polusi
b.    Transportasi Kereta Api
Kelebihan :
1.    Memberikan pelayanan yang cepat dan dapat dipercaya
2.    Barang-barang yang banyak dapat diangkut
3.    Cocok untuk pengangkutan penumpang, murah, nyaman, aman, khususnya untuk jarak < 500 km
4.    Menawarkan akses yang baik sepanjang jalur itu. Rel KA dapat berfungsi sebagai magnet industry
5.    Merupakan tipe transportasi yang bersih. 
Kekurangan :
1.    Biaya operasional dan pemeliharaan tinggi
2.    Untuk jarak yang dekat, biayanya tinggi
3.    Pelayanan tidak fleksibel karena jalurnya tidak mudah dialihkan. Kalau akan mengubah jalur harus melalui stasiun
4.    Rutenya tidakmudah dipindah misal harus memutar
5.    Tidak dapat mengakomodasi muatan yang tak pantas
6.    Jalur yang sudah lama memberikan beban keruangan yang sangat besar
7.    Mengganggu jenis transportasi yang lain misal jalan raya

-            Laut
Kelebihan :
1.    Murah
2.    Jaringan alamiah
3.    Dapat menggunakan jalur mana saja
4.    Servis yang fleksibel
5.    Kanal memacu tumbuhnya industry
6.    Polusi rendah
Kekurangan :
1.    Tidak cocok untuk barang-barang yang mudah rusak/membusuk
2.    Tidak cocok untuk jarak dekat
3.    Kanal perlu biaya mahal untuk  pembangunanya
4.    Route tidak fleksibel

-            Udara
Kelebihan :
1.    Sistem cepat dan efisien
2.    Cocok untuk barang-barang yang sangat penting, mudah membusuk, dan mahal
3.    Dapat mencapai area yang sulit dijangkau
4.    Memungkinkan gerakan yang bebas ke mana saja
Kekurangan :
1.    Mahal
2.    Sangat tergantung pada cuaca dan mudah terganggu oleh partikel-partikel yang tersuspensi di udara.
3.    Pemeliharaan bandara mahal.
4.    Pesawat ukuran besar tidak dapat di bandara yang kecil
5.    Untuk daerah yang tidak ada bandaranya tidak dapat disinggahi
6.    Suara keras dan polusi tinggi



Sumber :



Tidak ada komentar:

Posting Komentar